Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Menyulap Sampah Menjadi Pundi Rupiah
#1
Kepercayaan berikut yang merasuk dalam diri masyarakat Perumahan Muria Indah, Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah, dibawah team Muria Indah Go Green (MI2G) dengan duta Rumah Kreasi Kampung Iklim. Sampah disulap jadi beberapa kerajinan yang berharga ekonomi seperti tas, pakaian karnaval, tikar plastik, tempat gelas serta pot bunga, dompet sampai beberapa tipe souvenir.

Pergerakan itu bermula kekhawatiran masyarakat berkaitan sampah yang produksinya semakin menggunung khususnya sampah plastik. Jadi mereka berinisiatif membangun Bank Sampah Muria Berseri pada tahun 2012. Beberapa pekerjaan juga digelar lewat bank sampah doa mandi wajib itu, contohnya edukasi pada warga untuk memisah sampah sesuai dengan macamnya. Seiring waktu berjalan, beberapa ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) itu lalu membuat Rumah Kreasi Kampung Iklim yang mewadahi beberapa praktisi lingkungan dengan pekerjaan intinya memproses sampah jadi barang kerajinan.

Proses pengerjaan kerajinan bermula dengan ambil sampah dari Bank Sampah Muria Berseri yang telah dipilah sesuai dengan macamnya. Selanjutnya sampah itu dicuci, digunting, dibikin skema, dijahit, diwarnai serta jadi bentuk jadi barang kerajinan.

Mereka manfaatkan sosial media untuk pasarkan bermacam kerajinan itu ke beberapa kota di Indonesia pada harga jual dari mulai Rp10 ribu sampai Rp2,5 juta bergantung tipe kerajinan serta tingkat kesulitannya.Semua pekerjaan positif ibu-ibu itu jadi contoh riil peranan aktif masyarakat dalam mengurus sampah. Tidak hanya bertindak jaga kelestarian lingkungan dari intimidasi sampah khususnya plastik, beberapa ibu itu dapat juga mendulang beberapa pundi rupiah yang menolong perekonomian beberapa anggotanya.
  


Forum Jump:


Users browsing this thread:
1 Guest(s)