Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Dinas P3A Gencar Sosialisakan Program KLA di Sekolah
#1
Mendapatkan penghargaan jadi Kota Wajar Kelompok Madya dari Kementerian Pemberdayaan Wanita serta Perlindungan Anak pada 23 Juli 2019 lalu, tidak membuat Pemerintah Kota Kendari lewat Dinas Pemberdayaan Wanita serta Perlindungan Anak (P3A) berpuas diri dalam mensosialisasikan.

Malah P3A Kota Kendari makin santer mempropagandakan program Kota Wajar Anak (KLA), Mencegah Pernikahan Umur Anak serta Pemenuhan Hak Anak di sekolah-sekolah yang berada di Kota Kendari.

Tertera lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) representatif yang dapat jadikan jadi sekolah percontohan di Kota Kendari, jadi tempat target penerapan kampanye KLA Dinas P3A, yaitu SMPN 5 Kendari, SMPS Father, SMPN 12 Kendari, SMPN 1 Kendari, serta SMPN 9 Kendari.

Asisten II Setda Pemkot Kendari, Rusnani, mengutarakan belakangan ini Kota Kendari kembali mendapatkan predikat Kota Wajar Anak (KLA) dengan predikat madya. Dimana, pada umumnya KLA ditujukan untuk penuhi hak serta membuat perlindungan anak, terhitung memperoleh tempat yang wajar.

Diluar itu, sambungnya, dengan spesial, KLA mempunyai tujuan untuk membuat ide pemkot yang ke arah pada usaha transformasi konvensi hak anak serta doa qunut  kerangka hukum ke pengertian, taktik serta interferensi pembangunan berbentuk kebijaksanaan, program serta pekerjaan pembangunan yang diperuntukkan untuk hak anak serta perlindungan anak dalam satu daerah.

“Kita ingin wujudkan beberapa anak yang sedang berkembang ini supaya bisa jadi beberapa anak yang dapat diinginkan. Berarti bebas dari pekerjaan negatif, jadi kita bimbing mereka mengarah positif, jauh dari narkoba dan kekerasan pada anak,” sebut Rusnani selesai buka dengan sah pekerjaan Kampanye KLA di SMPN 5 Kendari, Kamis (5/9/2019).

Selain itu, Sekretaris Dinas P3A Kota Kendari, Asridah Mukaddim, memberikan tambahan kampanye KLA di sekolah-sekolah mempunyai tujuan untuk memberi pandangan serta pengetahuan pada siswa berkaitan hak-haknya sesuai dengan UUD 1945 Masalah 28B ayat 2 serta 28C jika beberapa anak mempunyai hak untuk dilindungi.

“Berdasarkan UUD, sebenarnya mereka punyai hak dilindungi. Dilindungi dari kekerasan, intimidasi serta beberapa hal lain yang jelek buat anak. Terhitung, mempunyai hak-haknya di sekolah yang pantas diterima anak dan diterima oleh tenaga-tenaga pendidik. Contohnya, hak anak untuk aman di sekolah, hak mendapatkan tempat yang wajar. Diperlakukan adil serta tidak ada bullying antar sama-sama rekan,” kata Asridah.

Bekas Dirut RSUD Kota Kendari itu, menyambung perkataannya, akhir-akhir ini seringkali berlangsung masalah pelecehan seksual pada anak. Berarti lanjut ia, lewat kampanye KLA anak mendapatkan edukasi beberapa hal hanya mana persahabatan di antara lelaki serta wanita.

“Kelima sekolah ini adalah sekolah percontohan sesuai dengan tempat semasing yang menyebar di Kota Kendari serta memang sekolah-sekolah ini representatif untuk jadikan percontohan. Dengan keinginan sekokah-sekolah ini bisa menularkan apa yang telah didapat ke sekolah yang lain,” ujarnya.




  


Forum Jump:


Users browsing this thread:
1 Guest(s)