Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Arist Merdeka Sirait Gelar Sosialisasi Hak dan Perlindungan
#1
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengadakan Publikasi Hak serta Perlindungan Anak di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Rabu (4/9/2019).
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait

Kehadiran Arist yang dibarengi stafnya Mansyur Panggabean diterima oleh Camat Hatonduhan Maryaman Samosir, Pangulu Nagori Buntu Turunan Roberton Nainggolan, Babinsa, Babinkamtibnas, piranti Nagori serta beberapa warga.

Roberton Nainggolan dalam sambutannya mengutarakan, rasa terima kasih pada Arist M Sirait bersama dengan rombongan yang telah menyempatkan diri untuk ada di Nagori Buntu Turunan untuk memberi pencerahan.

“Tentunya pandangan mengenai hak anak, perlindungan pada anak, langkah hukum pada anak, usaha penyelesaian bila berlangsung kekerasan pada anak ialah hal yang penting untuk kita tahu bersama dengan,” papar Pangulu yang akrab dipanggil Berton itu.

Menurut Berton, ada banyak beberapa orang tua, bahkan juga warga belum memahami mengenai undang-undang perlindungan anak, aplikasi hak asuh anak dan lain-lain.

“Penjelasan ini harus dikatakan dengan jelas oleh bapak Arist supaya warga tahu apakah itu Komnas Perlindungan Anak,” kata Berton.

Dalam pekerjaan itu terlihat ketertarikan warga yang ada untuk lihat serta dengarkan program Komnas Perlindungan Anak di Simalungun. Dalam session bertanya jawab, Arist Merdeka Sirait menjawab satu diantara warga yang menanyakan mengenai Hak serta Perlindungan anak.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka doa sholat hajat  Sirait menerangkan, Hak serta perlindungan anak di mengatur dalam undang-undang Nomer 35 tahun 2014 mengenai perlindungan pada anak.

“Di dalam ketentuan Undang-undang itu semua yang tersangkut hak anak, perlindungan anak, pengawasan anak, pendidikan anak terlampir didalamnya terhitung penyelesaian kekerasan pada anak,” kata Arist.

“Maka peranan Komisi Perlindungan Anak di mengatur dalam undang-undang itu,” sambungnya.

Arist memberikan tambahan, anak ialah anugerah Tuhan yang diberikan pada orangtua oleh karena itu orangtua semestinya memberi apa sebagai hak anak.

“Nah, pekerjaan kita, jadi hak anak, memberi sandang, pangan yang wajar, memberi pendidikan yang baik, memberi perlindungan yang cukup sampai ia bergerak dewasa,” kata Arist.

Menurut Arist, berlangsungnya kekerasan, baik kekerasan Fisik atau mental sebab minimnya pengawasan atau ketidaktahuan hak anak yang perlu dikerjakan.

“Komnas Perlindungan Anak ada untuk memberi pencerahan jika beberapa anak Indonesia harus memperoleh perlindungan hukum,” kata Arist.

Selain itu, Mansyur Panggabean jadi Koordinator Kabupaten ajak seluruh pihak untuk bekerja bersama untuk memberi info bila berlangsung kekerasan pada anak di lingkungan semasing dengan mengontak Koordinator Komnas Perlindungan Anak di tiap Kecamatan.

“Hak serta perlindungan anak betul-betul dilihat untuk keberlangsungan hidup beberapa anak Indonesia makin baik nantinya,” tutur Mansyur.




  


Forum Jump:


Users browsing this thread:
1 Guest(s)