Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
DPR Perkuat Kemitraan Parlemen Asia-Pasifik Melalui APPF
#1
Pertemuan tahunan ke-28 Asia Pacific Parliamentary Komunitas (APPF) dikerjakan di Canberra, Australia, 13-16 Januari 2020. Ketua DPR Puan Maharani akan pimpin delegasi dari Indonesia.

Tidak hanya Puan, delegasi DPR dari Indonesia yang pergi ke acara, yakni Azis Syamsudin serta Puteri Annetta Komaruddin dari Fraksi Partai Golkar dan Fadli Zon serta Himmatul Aliyah dari Fraksi Partai Gerindra.

Selanjutnya, Charles Honoris dari puasa rajab jatuh pada tanggal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Putu Supadma Rudana dari Fraksi Partai Demokrat, Ahmad Hafisz Tohir dari Fraksi Partai Mandat Nasional (PAN), Andi Muawiyah Ramly dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iskan Qolba Lubis dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Muhammad Iqbal dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sebelum pergi, delegasi DPR dari Indonesia membuat pertemuan dengan Acting Ambassador Australia, Allaster Cox. Pertemuan yang dikerjakan (8/1/2020) itu Acting Ambassador Australia mengemukakan perubahan terbaru Australia serta berdiskusi tentang persiapan tehnis.

"APPF adalah komunitas kerja sama antarparlemen yang dibuat pada Tahun 1993 di Tokyo, Jepang. Sekarang APPF terbagi dalam 27 negara anggota di lokasi Asia-Pasifik. Jadi komunitas parlemen regional, APPF adalah proses diskusi untuk desas-desus sebagai kebutuhan bersama dengan di lokasi serta ikut memberi dukungan jalinan luar negeri antarnegara Asia-Pasifik lewat diplomasi parlemen," tutur Puan di Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Ia menjelaskan, sepanjang persidangan delegasi akan mengulas beberapa rumor dalam session politik serta keamanan, session kerja sama regional session ekonomi dan pembangunan berkepanjangan. Dengan detil akan diulas desas-desus kesetaraan gender dalam ekonomi dalam kerangka Women Parliamentarians Rapat. Proses spesial yang dengan detil memahami desas-desus wanita ini adalah ide DPR Indonesia periode sebelumnya serta sudah disadari dengan sah dalam Rules of Procedure APPF.

"Di session politik serta keamanan, beberapa negara anggota APPF mengulas beberapa tema yang berkaitan dengan perdamaian serta kestabilan lokasi terhitung di dalamnya tentang deradikalisasi," tuturnya.

Menurut dia, sidang tahunan APPF ini Indonesia bisa menjadi co-sponsor beberapa perancangan resolusi ditegaskan beberapa point untuk lengkapi perancangan resolusi yang disediakan tuan-rumah, Australia. Khususnya dalam resolusi tentang deradikalisasi, DPR Indonesia memperingatkan beberapa negara APPF jika tindakan terorisme tidak seharusnya dihubungkan dengan agama atau berkebangsaan khusus.

Upaya-upaya penanggulangan terorisme serta penangkalan pada ideologi ekstrim serta radikalisasi, katanya harus berdasar penghormatan pada Hak Asasi Manusia (HAM), hukum internasional serta Piagam PBB.

Untuk perancangan resolusi tentang kredibilitas instansi pemerintah serta legislatif, DPR menggerakkan parlemen APPF untuk wujudkan piranti ketentuan yang pasti serta tegas mengendalikan tentang norma karier anggota parlemen terhitung dalam soal perselisihan kebutuhan sampai transparansi keuangan," tuturnya.
  


Messages In This Thread
DPR Perkuat Kemitraan Parlemen Asia-Pasifik Melalui APPF - by fayra - 01-12-2020, 04:36 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread:
1 Guest(s)