Forum Komunikasi Focal Point PUG
Diberitakan Media, Exel 'Bocah Pemulung' Panen Bantuan - Printable Version

+- Forum Komunikasi Focal Point PUG (http://forkomfppug.dp3akb.jabarprov.go.id)
+-- Forum: Topik (http://forkomfppug.dp3akb.jabarprov.go.id/forumdisplay.php?fid=1)
+--- Forum: Opini (http://forkomfppug.dp3akb.jabarprov.go.id/forumdisplay.php?fid=7)
+--- Thread: Diberitakan Media, Exel 'Bocah Pemulung' Panen Bantuan (/showthread.php?tid=297)



Diberitakan Media, Exel 'Bocah Pemulung' Panen Bantuan - firman - 01-10-2020

Cerita Exel Aditya Putra, bocah berusia 12 tahun yang ikhlas cari rosok untuk membelikan jajan ke-2 adiknya memantik kepedulian seluruh pihak untuk menolong. Masyarakat atau organisasi sosial terdorong untuk menolong keluarga Exel.

Tidak kecuali dari Dinas Sosial Pemberdayaan puasa nisfu syaban Wanita serta Anak (Dinsos PPA) Ponorogo. Selesai cerita Exxel jadi kabar berita di mass media, petugas dari Dinso PPA mendatangi rumah Exel di lingkungan Krajan Kelurahan Purbosuman Ponorogo.

”Hari ini Exel serta Suraji kakeknya ke kantor Dinsos PPA untuk assessment kelanjutan,” kata Kepala Dinsos PPA Ponorogo Supriyanto, Jumat (10/1/2020) siang.

Dinsos PPA, kata Supri sekarang sedang mengatur administrasi kependudukan sang kakek. Pasalnya alamat bertempat keluarga itu di Kelurahan Purbosuman, tetapi alamat KTPnya masih di Kelurahan Surodikraman.

”Kami akan bekerjasama dengan Dispendukcapil untuk lakukan perpindahan dari Kelurahan Surodikraman ke Purbosuman,” kata bekas Kasatpol PP itu.

Ia membidik permasalahan dokumen administrasi kependudukan ini akan usai pada Senin (13/1/2020) akan datang. Sesudah dokumen itu beres, keluarga Exel yang sejumlah 6 orang, akan didaftarkan ke BPJS Kesehatan yang dibiayai Pemerintah. Sedang untuk pertolongan lain, faksinya akan bekerjasama dengen Pemerintah Propinsi Jawa Timur.

”Sedangkan ongkos pendidikan sekolah untuk kakanya Exel, akan kami komunikasikan dengan Dinas Pendidikan mengenai langkah terbaik seperti apa,” tuturnya.

Dengan bantuan-bantuan yang diberi, kata Supri faksinya mengharap Exel tidak cari rosok . Tidak hanya membahayakan yang berkaitan, beberapa anak seperti Exel ini kewajibannya belajar. Untuk keperluan setiap hari, dapat dicarikan pertolongan dari instansi yang sejauh ini diurus.

Diluar itu, faksi Dinsos PPA akan datangkan psikolog untuk lihat keadaan psikologis Exel, kakak serta ke-2 adiknya. Sebab cerita Exel sebagai kabar berita di beberapa media kemungkinan terusik psikologisnya. Sebab berdasar laporan Kakak Exel tertekan serta merasakan kurang percaya diri.

”Dari Pemerintah Pusat, banyak program yang dapat dialirkan untuk mengcover beberapa masalah semacam ini,” ujarnya.